Berita

Patrice Rio Capella/ist

Ketum Nasdem Persoalkan Kursi PAN dengan Niat Mulia

RABU, 08 JUNI 2011 | 13:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Patrice Rio Capella mempersoalkan satu kursi yang dimiliki Partai Amanat Nasional di DPR. Kursi itu saat ini diduduki Dewi Coryati, anggota DPR daerah pemilihan Bengkulu.

Rio, yang juga mantan calon anggota legislatif dengan nomor urut satu di dapil Bengkulu dari PAN ini mengaku mempermasalahkan hal bukan karena berharap bisa menjadi anggota DPR menggantikan Dewi Coryati bila memang apa yang diyakininya benar bahwa Dewi memalsukan surat hasil Pemilu saat menggugat KPU ke MK pada tahun 2009 lalu.

"Saya hanya teringat kembali karena Dewan ingin menelusuri keberadaan kursi haram di DPR. Bukan karena aku ingin kembali menjadi dewan," katanya kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 8/6).


Lagi pula, dia mengatakan, dirinya tidak mungkin lagi menjadi anggota DPR PAN karena saat ini dirinya sudah pindah partai dan menjadi Ketua Umum Partai Nasdem. Meski sebelumnya Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan, putusan MK yang memenangkan Dewi sebagai anggota DPR bisa dibatalkan bila memang terbukti ada tindak pidana.

"Nggak mungkin dong. Kan aku sudah keluar (dari PAN). Ini karena ada soal pidana, ada soal pemilik kursi tidak sah. Kalau misalnya diberikan kepada yang lain atau partai tetap mempertahakan dia di situ tidak ada masalah. Tapi kita harus tahu, ini tidak sah. Ini masalah benar atau salah. Bukan soal aku masuk atau tidak. Karena aku ditawari PAW pun, aku tetap keluar," jelasnya.

Selain agar menjadi pembelajaran dan tidak kembali terjadi hal yang sama pada masa mendatang, dia juga ikut mengungkit itu kembali untuk penyempurnaan Undang-Undang Partai Politik yang saat ini sedang disusun.

"Bahwa dulu ada kalimat yang mengatakan MK tidak mengadili perkara yang bersifat internal partai. Dan kalau satu partai menggugat KPU itu tidak mengubah komposisi kursi. Kecuali misalnya PAN lawan Gerindra. Kalau menang, PAN dapat kursi," beber Rio.

Dan dia tidak sepakat dengan klausul tersebut. Menurutnya, tidak benar kalau ada orang berlindung di balik klausul tersebut. Karena orang yang bersengkata hanya bisa menyaksikan partai menentukan siapa yang menjadi anggota DPR bila terjadi sengketa sesama anggota partai.

"Itu yang tidak benar. Seperti aku, tidak boleh intervensi ke dalam PAN itu, karena sama-sama PAN. Kan aneh. Aku nggak bisa melawan, cuma melihat saja," tandasnya seraya menambahkan, meski tidak berharap menggantikan Dewi, dia bersedia memberikan keterangan kepada Panitia Kerja DPR yang akan dibentuk untuk menelusuri apakah ada kursi haram di DPR. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya