Berita

Patrice Rio Capella/ist

Ketum Nasdem Tak Tahu Kenapa Laporannya ke Polisi Macet

RABU, 08 JUNI 2011 | 09:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Atas dugaan pemalsuan yang dilakukan oleh Dewi Coryati saat menggugat hasil Pemilu 2009 lalu ke Mahkamah Konstitusi, Patrice Rio Capella langsung melaporkannya ke Kepolisian.

Rio merupakan calon legislatif dengan nomor urut satu daerah pemilihan Bengkulu dari Partai PAN. Sedangkan Dewi Coryati berada di nomor urut dua. Saat ini Dewi Coryati duduk di DPR setelah gugatannya dimenangkan MK.

Kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini dia membeberkan, dirinya melaporkan dugaan pemalsuan dokumen KPU itu ke Polda Bengkulu. Tapi karena locus delictinya di Jakarta lalu dipndahkan ke Polda Metro Jaya.


"Dari KPU pusat diperiksa staf dari bagian dokumentasi. Katanya (hasil pemilu) ini palsu. Karena formulirnya tidak sama dengan yang dikeluarkan KPU, jenis hurufnya pun berbeda dengan jenis huruf dari KPU. Semua sudah diperiksa, dimintai keterangan (oleh polisi). Saksi ahli dosen salah satu universitas Negeri di Jakarta juga sudah dimintai keterangan. Bahwa memang itu salah," bebernya.

Tak hanya itu, masih kata Rio, Kepolisian juga sudah menyita data-data yang diduga dipalsukan oleh Dewi itu ke Arsip Nasional Republik Indonesia. Tapi, dia tidak tahu dimana macetnya hingga sampai sekarang belum ada kejelasan atas apa yang dilaporkannya itu.

"Apakah permintaan izin untuk pemeriksaan anggota DPR dari Presiden belum keluar, itu saya belum jelas. Padahal menurut polisi sudah lengkap, calon tersangka sudah ada. Kenapa distop, apakan ini memang ada apa-apa, saya tidak paham," tandasnya, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Nasdem ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya