Berita

syahganda nainggolan/ist

Ternyata, Pedang Pemberantasan Korupsi SBY bukan untuk Tebas Koruptor

RABU, 08 JUNI 2011 | 07:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Publik semakin ragu akan komitmen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam memberantas korupsi. Klaim SBY sebagai panglima perang melawan korupsi hanya isapan jempol belaka.

"SBY mengatakan dia akan menghunus pedang paling depan dalam rangka pemberantasan korupsi. Pedangnya itu cuma dipegang-pegang saja. Orang kalau  mau perang, kan pedang diayunkan itu. Dia itu memang sesuai omongannya, 'Saya akan menghunus pedang paling depan'. (Tapi) (pedang itu) bukan untuk diayunkan (menebas koruptor). SBY ini memang antara kata dan tindakan selalu tidak sejalan," kata Syahganda Nainggolan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle itu menanggapi kasus suap di Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga yang diduga melibatkan mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. Dia mengatakan, bendahara umum adalah posisi yang sangat vital dalam keuangan sebuah partai. Makanya, dia menduga, justru tak hanya Anas Urbaningrum, SBY turut meloloskan Nazaruddin pergi ke Singapura sebelum dicekal.


"Ya kan (SBY) menyuruh (Demokrat untuk menjemput Nazaruddin) itu kan untuk konsumsi publik. Tapi siapa yang bisa membocorkan pencekalan tanggal 24 (Mei), tanggal 23 dia (Nazaruddin) lari. Ini (permintaan agar Nazaruddin dijemput) hanya drama pencitraan seolah-olah dia konsen pemberantasan korupsi," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya