Berita

hakim syarifuddin/ist

ICW Kuak Hubungan Hakim Syarifuddin dengan Mafia Peradilan

MINGGU, 05 JUNI 2011 | 17:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Hakim Syarifuddin ditengarai menjadi kepanjangantangan mafia peradilan. Buktinya, track record buruk selama bertugas di Pengadilan Negeri Makasar tak menjadikan halangan bagi karir Syarifuddin untuk bisa bertugas menjadi hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Peneliti hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febridiansyah menengarai, karir gemilang hakim Syarifuddin berbanding lurus sikap Syarifuddin yang bisa diandalkan oleh para mafia Peradilan.

"Hakim S punya record yang diragukan tapi kenapa bisa masuk ke PN di Jakarta. Padahal sulit bagi hakim di daerah untuk bisa masuk (berdinas) di Pengadilan Negeri Jakarta. Mafia peradilan bermain," kata Febridiansyah di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan (Minggu, 5/6).


Permainan mafia peradilan bagi dibalik sosok Syarifuddin tambah jelas lagi karena track recordnya yang pernah memutus bebas 39 perkara korupsi malah membuatnya diangkat menjadi hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Ini artinya mafia peradilan bekerja tidak hanya dalam proses peradilan saja, tapi juga bekerja di luar Peradilan. Yakni dalam proses pendaftaran dan penempatan seorang hakim," tandasnya.[arp]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya