Berita

MA Lamban Respons Penangkapan Hakim Syarifuddin

JUMAT, 03 JUNI 2011 | 15:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Mahkamah Agung (MA) dinilai lambat merespons penangkapan hakim niaga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Syarifuddin. Setelah dua hari ditangkap, MA belum juga memberhentikan hakim kepailitan tersebut.

"Ada aturan yang menyatakan kalau hakim yang tertangkap tangan harus dinonaktifkan," kata Jurubicara Komisi Komisi Yudisial, Asep Rahmat Fajar saat dihubungi siang ini (Jumat, 3/6).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dua hari lalu, menangkap tangan hakim Syarifuddin yang tengah melakukan transaksi suap. Bertempat di kediamannya di kawasan Sunter, ia menerima Rp 250 juta dari kurator PT Sky Camping Indonesia, Puguh Wirayana.


KPK menduga suap tersebut diterima Syarifuddin terkait kapasitasnya sebagai hakim pengawas penjualan aset PT Sky Camping Indonesia yang sudah dinyatakan pailit sejak 2007 lalu. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya