Berita

mega-sby/ist

Heru Lelono Upayakan Segala Cara untuk Persatukan Mega-SBY

KAMIS, 02 JUNI 2011 | 19:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Heru Lelono, membenarkan bahwa dirinya akan berusaha mempersatukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri.

"Benar, sejak dari dulu saya akan berusaha dengan segala cara untuk mempersatukan Pak SBY dengan Ibu Megawati," kata Heru kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 2/5).

Heru menilai kedua tokoh tersebut memiliki banyak kesamaan. Yaitu, keduanya memiliki faham ideologi nasionalis, keduanya memiliki basis pendukung yang besar; partai yang mereka pimpin, Demokrat dan PDIP, tidak ada faksi-faksi yang saling bertentangan.


"2014 nanti Pak SBY tidak lagi menjadi Presiden. Kemungkinan juga Ibu Mega. Alangkah ideal dan kuat, apabila Presiden 2014 indorse by kedua beliau," katanya.

Heru mengaku tidak memiliki tujuan lain mempersatukan dua tokoh di atas kecuali menjawab realitas politik yang seharusnya di negeri. Hal itu juga ia lakukan, bukan karena dirinya yang ikut memperkenalkan keduanya sebelumnya, namun lebih kepada pemahamannya atas realitas politik saat ini.

Heru yakin, pemerintahan yang didukung mayoritas rakyat, pemerintahan itu pasti akan kuat.

"Bahwa seolah-olah saat ini Ibu Mega dinilai masih menutup pintu, saya bisa memahami. Tetapi kalau untuk kepentingan bangsa yang lebih besar, saya sangat percaya Ibu Mega akan membuka hati. Saya sering dinilai terlalu membela SBY. Namun itulah pemahaman saya tentang menjalankan komitmen. Yang jelas saya bukan pembela ketidakbenaran," tandas Heru.[arp]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya