Berita

kpk/ist

Hakim Syarifuddin dan Puguh Wirayana Terancam Puluhan Tahun Penjara

KAMIS, 02 JUNI 2011 | 17:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga kuat hakim PN Jakarta Pusat, Syarifuddin telah menerima suap dari kurator PT Sky Camping Indonesia, Puguh Wirayana.

Hakim Syarifuddin merupakan hakim pengawas penjualan aset PT Sky Camping Indonesia yang sudah diputus pailit.

"S disangkakan pasal 12 huruf A,B,C, pasal 6 ayat 2 dan atau pasal 5 ayat 2 dan atau pasal 5 ayat 11 dan 12," ujar Jurubicara KPK Johan Budi di gedung KPK, Kuningan Jakarta (Kamis 2/6).


Masing-masing huruf dalam pasal 20 Undang undang Tipikor sendiri menyebut setidaknya sanksi hukuman bagi pelakunya maksimal 20 tahun penjara. Sementara pasal lainnya hukuman penjaranya di atas 5 tahun. Dengan demikian hakim yang dikenal memiliki kompetensi yang cukup baik dilingkungan PN Jakarta Pusat itu terancam hukuman puluhan tahun penjara.

Sama seperti hakim Syarif, si pemberi suap, Puguh Wiriana juga disangkakan pasal berlapis. KPK mensangkakannya dengan pasal 6 ayat 1 huruf A, pasal 5 ayat 1 A dan B atau pasal 13 UU tentang Tipikor.

Sama seperti hakim Syarifuddin, kurator PT Sky Camping Indonesia itu juga terancam hukuman puluhan tahun panjara.[arp]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya