bakorkamla/ist
bakorkamla/ist
RMOL. Jarak komunikasi atau gap antara pengguna laut dengan berbagai lembaga atau instansi yang berwenang mengawasi dan mengontrol maritim harus dipangkas. Hal itu penting dilakukan lantaran pengguna maritim seringkali dibingungkan dengan segala macam persoalan yang mereka hadapi di laut.
"Selama ini ada gap. Karenanya Bakorkamla harus menjaga komunikasi dengan komunitas maritim," ujar Konsultan Bidang Bina Pers Bakorkamla, Brigjen polisi E.H Alagan saat menjadi pembicara disela-sela Forum Discusion Group Bakorkamla, di Hotel Grand Angkasa, Medan, Sumatera Utara, (Selasa, 31/5).
Jarak antara masyarakat pengguna maritim dengan banyaknya pemangku laut, seperti Perhubungan Laut, Polair, Petugas Bea Cukai, TNI AL, Kementrian Kelautan Perikanan, Keimigrasian dan lain-lainnya, membuat segala macam persoalan di laut tak bisa cepat diselesaikan. Bahkan seringkali, persoalannya mengendap tanpa ada penyelesaian.
Populer
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Senin, 06 Juli 2026 | 18:36
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
UPDATE
Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59
Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40
Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12
Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50
Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45
Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26
Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01
Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41
Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18
Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14