Berita

ilustrasi/ist

Kresno Buntoro Ingatkan Bahaya Serangan Balik

SELASA, 31 MEI 2011 | 11:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Petugas patroli laut diharapkan memahami betul fakta dan kebiasaan-kebiasaan hukum internasional mengenai laut. Mereka harus menjalankan setiap standard operation procedure (SOP) dalam menindak kapal-kapal ilegal.

Hal itu penting karena belakangan para pelaku kejahatan di laut sering kali melakukan gugat balik. Para pemilik kapal yang disita petugas mengajukan klaim dengan mencari-cari kesalahan yang dilakukan oleh para petugas di lapangan.

Kepala Dinas Hukum Armada Barat Letnan Kolonel Laut (KH) Kresno Buntoro, mengatakan, klaim atau pembelaan para pemilik kapal hanya bisa dihadapi jika penegakan hukum yang dilakukan kepada mereka sesuai prosedur dan ketentuan yang ada.


"Makanya dalam penegakan hukum harus profesional, harus memperhatikan rambu-rambu yang ada," ujar Kresno di sela-sela penyegaran para nakhoda patroli yang bertugas di sepanjang laut selat Malaka yang diselenggarakan Bakorkamla di hotel Grand Angkasa, Medan, Sumatera Utara (Senin, 30/5).

Kedepan, kata Kresno, klaim atau pengaduan yang diajukan para pemilik kapal asing kepada pemerintah akan bertambah banyak. Karena itu, satu-satunya cara supaya pemerintah bisa menang menghadapi klaim-klaim tersebut, maka petugas di lapangan harus menjalankan setiap rambu-rambu.

"Penegakan hukum harus dilakukan dengan hati-hati. Bagaimanapun pelaksanaan operasi harus sesuai dengan kewenangan yang kita miliki. Petugas di lapangan tak boleh kalah paham dengan pemilik kapal yang ditindak," demikian Kresno. [yan]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya