ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Perairan laut Indonesia wilayah barat sangat strategis. Jalurnya banyak digunakan untuk perniagaan internasional dan mobilitasnya cukup tinggi. Misalnya saja di selat Malaka, tak kurang 35 ribu kapal niaga hilir mudik melintas setiap tahunnya.
Di tengah situasi tersebut kapasitas dan kemampuan kerja para petugas di lapangan menjadi kebutuhan yang sangat penting. Menyikapi hal itu, Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) melakukan penyegaran kepada para nakhoda kapal patroli yang biasa bertugas di sepanjang laut selat Malaka meliputi Aceh, Medan, Riau, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun dan Batam.
"Tujuan penyegaran ini adalah untuk memberikan profesionalisme bagi para petugas patroli. Bisa menegakkan kedaulatan hukum di laut sesuai fakta dan kebiasaan-kebiasaan hukum internasional," tutur Kepala Pelaksana Harian Bakorkamla, Didik Heru Purnomo saat membuka penyegaran di hotel Grand Angkasa, Medan, Sumatera Utara (Senin 30/5).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16