Berita

panda nababan/ist

MIRANDAGATE

PDIP Belum Berencana Recall Panda Nababan dari DPR

RABU, 25 MEI 2011 | 23:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. PDI Perjuangan belum akan memberhentikan antar waktu (PAW) Panda Nababan, sekalipun kini dia menjadi terdakwa suap cek lawatan.

"Belum ada pembahasan soal itu," ujar Sekretaris Jenderal PDIP, Tjahjo Kumolo di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu (25/5).

Partainya, kata Tjahjo, tak mau mendahului proses hukum yang kini sedang dijalani Panda Nababan. Oleh karena itu, sambung Tjahyo, pihaknya tak memutuskan apapun terhadap nasib Panda di Senayan.


"Kami menunggu proses hukum dulu. Kami tidak mau mendahului proses hukum di pengadilan. Kami menunggu proses ini semua bagaimana. Apakah benar perkara ini sebuah proses yang merugikan uang negara," terangnya.

Panda Nababan hingga kini masih tercatat sebagai anggota komisi yang membidangi hukum di DPR. Sementara kader PDIP lain yang juga terjerat kasus suap cek lawatan, Dudhie Makmun Murad juga masih menjabat sebagai anggota DPR. Padahal Dudhie telah divonis dua tahun penjara di Pengadilan Tipikor pada Mei tahun lalu. [wid] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya