Berita

SBY Tugaskan 13 Orang Seleksi Pimpinan KPK yang Baru

RABU, 25 MEI 2011 | 14:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid I, Erry Riyana Hardjapamekas, menjadi salah seorang dari sembilan anggota Panitia Seleksi (Pansel) pimpinan KPK periode 2012-2015.

Sementara Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar memegang mandat memimpin 12 orang Pansel yang bertugas menseleksi pengganti Busyro Cs itu.

Mandat tugas bagi Patrialis Akbar dan Erry Riyana Hardjapamekas sudah resmi ditetapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Keputusan Presiden No.12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.


Berikut susunan lengkap Pansel KPK seperti dikutip dari website Sekretaris Kabinet, (www.setkab.go.id) hari ini, (Rabu, 25/5).

Ketua pansel adalah Menhukham Patrialis Akbar dibantu dua wakil ketua, Irjen Pol (Purn) MH Ritonga dan H Soeharto. Sekretaris merangkap anggota : H Ahmad Ubbe.

Sedangkan sembilan anggota Pansel lainnya adalah Rhenald Kasali, Saldi Isra, Ichlasul Amal, Tb Ronny R Nitibaskara, Erry Riyana Hardjapamekas, Akhiar Salmi, Amir Hasan Ketaren, Imam Prasodjo, dan Deliana Sajuti Ismudjoko.

Tugas mereka adalah, mengumumkan penerimaan dan melakukan pendaftaran calon pimpinan KPK, mengumumkan kepada masyarakat calon pimpinan komisi untuk mendapatkan tanggapan. Lalu menyeleksi dan menentukan nama calon pimpinan komisi kepada Presiden.

Jika merujuk pada Pasal 30 UU 30/2002 tentang KPK, tahapan perekrutan pimpinan KPK didahului dengan pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) oleh Pemerintah, fit and proper test di DPR, dan terakhir penetapan oleh Presiden. Masa jabatan Pimpinan Komisi KPK periode 2007-2011 akan berakhir pada tanggal 19 Desember.[ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya