Berita

kpk/ist

SUAP SESMENPORA

KPK Segera Panggil Nazaruddin?

SELASA, 24 MEI 2011 | 19:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami kasus dolar persahabatan yang diserahkan bekas Bendahara Umum Demokrat, M Nazaruddin ke Sekjend Mahkamah Konstitusi (MK) Janedjri M Ghaffar.

Terbuka kemungkinan, dalam waktu dekat KPK akan memanggil dan memeriksa Nazaruddin terkait uang 120 ribu dolar Singapura yang diserahkannya itu.

"Tentu tim akan mengkaji itu," ucap Wakil Ketua KPK, M Jasin di kantornya, jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Selasa, 24/5).


Jasin memastikan, saat ini anak buahnya tengah mengembangkan dan mendalami berbagai kemungkinan dibalik pemberian dolar yang disebut Nazaruddin sebagai uang persahabatan itu.

Apa hasilnya? Jasin belum bisa memastikannya.

"Itu merupakan kelanjutan dari hasil kerja tim. Seperti apa hasilnya, kita tunggu saja," tandas Jasin.[arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya