nazaruddin/ist
nazaruddin/ist
RMOL. Hiruk-pikuk di internal Partai Demokrat yang berujung pada pemecatan Muhammad Nazaruddin dari posisi Bendahara Umum Demokrat tak berpengaruh apa-apa terhadap proses hukum yang tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
KPK menegaskan, sekalipun nanti pihaknya memproses Nazaruddin dalam kasus suap pembangunan wisma atlit yang telah menyeret Sesmenenpora Wafid Muharam, hal itu dilakukan sepenuhnya atas pertimbangan hukum, bukan karena pemecatan tersebut.
"(Pencopotan) itu tidak ada pengaruhnya, karena kami bekerja di ranah hukum," tegas Ketua KPK, Busyro Muqoddas, Senin malam (23/5).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 14:15
Senin, 12 Januari 2026 | 14:10
Senin, 12 Januari 2026 | 14:08
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 13:52
Senin, 12 Januari 2026 | 13:40
Senin, 12 Januari 2026 | 13:12
Senin, 12 Januari 2026 | 13:10
Senin, 12 Januari 2026 | 13:04