Berita

andi mallarangeng/ist

SUAP SESMENPORA

Salah Besar, Tak Ada Dana Talangan di Kemenpora

JUMAT, 20 MEI 2011 | 19:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Salah besar kalau dikatakan tidak ada dana talangan di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Upaya mencari dana talangan yang dilakukan Sesmenpora waktu itu, Wafid Muharam bukanlah kali pertama terjadi.

Sebelumnya, Menpora Andi Mallarangeng pernah mengucurkan dana ke staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah, Velix Vernando Wanggai dan Syaifullah Yusuf dengan menggunakan dana talangan dari pihak swasta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Rakyat Merdeka Online di lapangan, Kemenpora pernah mengucurkan Rp 1 miliar kepada Velix Wanggai. Dengan mengatasnamakan Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Velix dalam surat permohonan bantuan dana ke pihak Kemenpora, meminta dana tersebut untuk mengundang pemain sepakbola Belanda keturunan Maluku, Giovani Van Bronchkhost dalam program Indonesia Tanah Air Beta.


"Dapat kami konfirmasikan bahwa Giovani Van Bronchkhost ingin sekali bertemu dengan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan menyampaikan hadiah secara pribadi," ujar Velix dalam surat itu.

Adapun untuk Syaifullah Yusuf dana diberikan Kemenpora sebagai dana bantuan untuk kongres Gerakan Pemuda Ansor. Kemenpora mengucurkan dana Rp 200 juta kepada Yusuf yang merupakan ketua umum GP Ansor.

Informasi ini membantah keterangan yang sudah disampaikan Menteri Andi Mallarangeng dan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga Dedy Kusdinar yang mengatakan tidak ada dana talangan di Kemenpora. "Tidak ada (dana talangan)," ujar Dedy kepada Rakyat Merdeka Online usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Kamis, 5/5). [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya