Berita

presiden sby/ist

Mantan Tapol Orde Baru: Zaman SBY Jauh Lebih Kejam

SELASA, 17 MEI 2011 | 10:23 WIB | LAPORAN:

RMOL. Publik menilai kehidupan di era Soeharto jauh lebih baik daripada era Presiden SBY. Sikap publik yang dijaring melalui survei oleh Indo Barometer juga menyebutkan popularitas SBY terjun bebas.

Namun mantan tahanan politik di era Soeharto, Sri Bintang Pamungkas, mengingatkan bahwa kesimpulan survei tersebut bukan berarti publik merindukan sosok seperti Soeharto. Tapi menjadi bukti bahwa era SBY jauh lebih kejam dibanding Orde Baru.

"Era Soeharto saja ditolak publik apalagi era SBY. Di era Soeharto orang masih bisa simpan duit, sekarang sudah tidak bisa," kata Sri Bintang Pamungkas kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 17/5).


Menurut mantan Ketua Umum Partai Uni Demokrasi Indonesia ini, orang mati di era SBY selama enam tahun jauh lebih banyak daripada era Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun.

"Ada 15 ribu orang mati bunuh diri dalam tiga tahun terakhir ini karena ekonomi. Pelanggaran HAM di era Soeharto karena berbeda pendapat, lalu ditangkap tanpa atau dengan proses hukum. Di era SBY, orang ditembak mati atu dibunuh dengan bom bunuh diri dengan tuduhan teroris," demikian Bintang. [yan]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya