Berita

ilustrasi

SUAP SESMENPORA

Gara-gara Masih Shock, Idris Batal Diperiksa KPK

RABU, 11 MEI 2011 | 15:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) batal memeriksa tersangka suap Sesmenpora, Mohammad Idris. Pemeriksaan terpaksa dibatalkan lantaran Direktur Marketing Duta Graha Indah Tbk itu tengah mengalami shock berat.

"Kondisi psikologis pak Idris belum memungkinkan. Tiga hari yang lalu putranya kecelakaan dan meninggal. Dia masih shock," ujar pengacara Idris, M Assegaf di gedung KPK, Jakarta (Rabu, 11/5).

Idris memang diizinkan hadir saat memakamkan anaknya Minggu lalu. Namun, kata Assegaf, ketatnya waktu yang diberikan membuat kliennya masih shock dan menyampaikan tidak sanggup menjalani pemeriksaan kali ini.


"Sehabis memakamkan pak Idris tak diizinkan menginap dan harus kembali ke rumah tahanan. Jadi, dalam suasana seperti itu dia mengatakan tidak mampu untuk bisa menjalani pemeriksaan," tutup pengacara yang juga tengah membela Abubakar Baasyir itu.[arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya