Berita

hatta rajasa/ist

HIBAH KERETA API

Tumpal Mundur Dampingi Soemino karena Istana Gerah?

SENIN, 09 MEI 2011 | 12:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Tumpal Hutabarat tidak mau berspekulasi siapa yang telah menekan mantan Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan Soemino Eko Saputro, sampai-sampai keluarganya tak nyaman lagi bila dirinya (Tumpal) tetap menjadi kuasa hukum.

Tumpal mengundurkan diri sebagai pengacara Soemino, tersangka kasus kasus pengadaan kereta api rel listrik (KRL) bekas hibah dari Jepang.

"Saya tidak tahu apakah ada tekanan atau tidak," kata Tumpal, saat dihubungi Minggu malam (8/5).


Namun Tumpal tak menampik kemungkinan mantan kliennya itu merasa tak nyaman karena kasus korupsi KRL hibah dari Jepang itu memang bersinggungan dengan kekuasaan. Misalnya, atasan dia pada saat itu adalah Hatta Radjasa, yang saat ini menjadi orang kepercayaan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Sepertinya karena nyrempet-nyrempet (pusat) kekuasaan jadi pada takut. Awalnya dia (Soemino) setuju buka-bukaan kok. Dan di BAP (Berkas Acara Pemeriksaan) kan memang sudah disebutkan ada disposisi Pak Hatta," pungkasnya.

Sebelumnya Tumpal getol mengungkapkan bahwa beberapa nama ikut bersama mantan kliennya pergi ke Jepang untuk mengurusi pengiriman KRL hibah.
Kunjungan ke Jepang itu dilakukan sekitar akhir 2005 dan awal 2006. Dalam rombongan, sebut Tumpal, ikut pula Bendahara DPP PAN Jon Erizal; adik Hatta, Achmad Hafiz Tohir serta ipar SBY, Hartanto Edhie Prabowo. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya