Berita

hatta rajasa/ist

Hatta Rajasa dan Adik Ipar SBY Bikin Tak Nyaman, Tumpal Memilih Mundur

SENIN, 09 MEI 2011 | 07:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pengacara Tumpal Hutabarat tak lagi mendampingi Soemino Eko Saputro, tersangka kasus pengadaan kereta api rel listrik (KRL) bekas hibah dari Jepang.

Tumpal memilih mengundurkan diri lantaran keluarga mantan Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan itu merasa sudah tak nyaman lagi dibela dirinya.

"Iya, saya yang mundur. Baru sepekan ini," kata Tumpal, saat dihubungi Minggu malam (8/5).


Tumpal menuturkan, munculnya pemberitaan yang mengkait-kaitkan kasus KRL hibah dengan mantan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa dan adik ipar SBY, Hartanto Edhie Wibowo, membuat keluarga Soemino tak nyaman. Mereka, sambungnya, sangat khawatir dengan perkembangan kasusnya.

"Akibat perkembangan pemberitaan, Pak Soemino stres. Keluarga malah khawatir dengan perkembangan kasusnya. Kalau Pak Soemino mengaku nyaman, tapi ngaku istrinya jadi khawatir. Kita mau membela maksimal, tapi kalau sudah ada yang tidak nyaman, ya saya harus tahu diri. Mundur saja baik-baik," demikian Tumpal. [yan]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya