Berita

busyro muqodas/rm

KPK Telisik Hubungan Segitiga Kemenpora, PT DGI dan PT AN

RABU, 04 MEI 2011 | 18:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami hubungan segitiga antara Kemenpora, PT Duta Graha Indah Tbk (DGI) dan PT Anak Negeri (AN) dalam kasus suap pembangunan gedung wisma atlit di Jakabaring, Palembang.

"PT DGI sebagai kontraktor. Nah apakah ada hubungan dengan PT Anak Negeri, itu yang sedang ditelusuri," ujar Ketua KPK Busyro Muqodas di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/5).

Penelusuran soal posisi Kemenpora, sambung Busyro, juga perlu. Karena sangat diragukan kalau Kemenpora lepas tangan dalam proyek pembangunan wisma yang akan digunakan untuk penyelenggaraan Sea Games ke XXI itu.


Busyro menduga pihak Kemenpora ikut berperan dalam menerbitkan surat keputusan pemenang proyek senilai Rp199 miliar kepada PT DGI, lantaran proyek tersebut dibiayai oleh dana APBN. Kini, sambungnya, KPK juga tengah menelusuri lebih jauh dugaan keikutsertaan Kemenpora.

"SK (Surat Keputusan) saya kira dari kementerian. Karena dari APBN jadi levelnya nasional, minimal kementerian yang tangani proyek. Tapi bagaimana persisnya masih harus ditelusuri," kata Busyro. [arp]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya