Berita

busyro muqoddas/ist

SUAP SESMENPORA

Busyro Muqoddas Minta Pengacara Suap Kemenpora Bisa Jujur

RABU, 04 MEI 2011 | 15:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqaddas merespons trend memecat pengacara yang dilakukan para tersangka suap Rp3,2 miliar di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Busyro berharap pemecatan plus penunjukan pengacara baru tidak mempengaruhi kejujuran si pengacara.

"(Misi) pengacara itu kan penegakan hukum. Esensi hukum adalah mengungkapkan keadilan. Mengungkapkan keadilan itu harus dengan kebenaran dan mengungkapkan kebenaran itu perlu kejujuran," kata Busyro di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta (Rabu, 4/5).


Dalam hal itulah, sambung Busyro, pengacara para tersangka bisa membackup KPK untuk membuka misteri suap pembangunan wisma atlit senilai Rp199 miliar. Karenanya, Busyro berharap betul para pengacara baru tersangka tersebut bisa bekerja dengan profesional.

"Kalau pengacara yang benar profesional dan etis, seperti itu (ikut buka kebenaran). Mudah-mudahan seperti itu ya. Kami harapkan dengan sangat," demikian Busyro. [yan]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya