Berita

ilustrasi/ist

TOUR DE EUROPE

Di Amsterdam, Pelacur Dihargai karena Ikut Bayar Pajak

SENIN, 02 MEI 2011 | 10:01 WIB | LAPORAN:

RMOL. Memasuki Red Light District di Amsterdam, Belanda, tidak ada kesan sedikitpun bahwa kawasan itu merupakan kawasan prostitusi bila kita tidak masuk ke lorong-lorong di dalamnya.

Biasanya daerah prostitusi identik dengan daerah kumuh penuh hingar bingar dan tidak tertata rapih. Tapi berbeda dengan di kawasan Red Light District. Di sini pengunjung benar-benar menikmati suasana karena daerahnya tertata rapih dan bersih. Pada malam hari penerangan cukup baik ditambah dengan kerlap-kerlip lampu warna-warni dari setiap cafe yang ada di situ.

Pengunjung dapat pula duduk santai sambil minum menyaksikan perahu dan angsa putih  berlalu-lalang di sungai bersih yang membelah kawasan Red Light.


Menurut seorang warga negara Belanda yang ditemui Rakyat Merdeka Online secara tempat terpisah belum lama ini, Claudia Irene Vd Heuvel, para pemuas syahwat ini membayar pajak hingga tiga puluh persen. Sehingga pekerjaan jenis ini pun cukup dihargai dan mendapat perlindungan kendati dianggap nista.

Oleh sebab itu, tidak heran bila kawasan Red Light ditata begitu rapih, bersih dan nyaman. Sehingga tidak mengesankan sebagai lokalisasi, tapi lebih mengesankan sebagai tempat wisata. [zul]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya