Berita

HATTA RAJASA/IST

HIBAH KERETA API

KPK Periksa Pejabat Tinggi PAN

JUMAT, 29 APRIL 2011 | 10:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bendahara Umum Partai Amanat Nasional Jhon Erizal. KPK akan mengorek Rizal dalam kasus korupsi pengadaan kereta api bekas asal Jepang.

Rizal dikorek sebagai saksi untuk Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Soemino Eko Saputro yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Diperiksa untuk saksi S, Mantan dirjen perkeretapian," kata Jurubicara KPK, Johan Budi, melalui pesan singkatnya, Jumat (29/4).


Rizal memang bukan orang Dephub. Tapi dia cukup punya banyak informasi soal kereta hibah dari Jepang.

Rizal bersama tiga pengurus PAN lainnya, sebagaimana pengakuan Sumino, pernah ikut rapat bersama di ruangan Menteri Perhubungan membicarakan soal kepastian KRL hibah tersebut. Dalam rapat itu, masih menurut pengakuan Soemino, Menteri Perhubungan saat itu, Hatta Rajasa, memerintahkan dirinya bersama 4 pengurus DPP PAN menyambangi Jepang untuk mengurus pengiriman kereta.

Masih menurut pengakuan Sumino, di antara tiga pengurus DPP PAN yang diajak rapat dan diperintahkan ikut ke Jepang oleh Hatta adalah adiknya sendiri, Hafiz Tahir.
 
KPK menaksir ongkos pengiriman KRL hibah dari Jepang dibawah komando Soemino merugikan keuangan negara sebesar Rp20 miliar. Bagi KPK, hasil pengkorekan terhadap Bendahara Umum PAN sangat penting untuk membenarkan atau menganulir pengakuan Soemino selama ini yang menyebut keterlibatan Hatta Rajasa. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya