Berita

ilustrasi

SUAP SESMENPORA

Surat Pemecatan Kamaruddin Diperlihatkan Orang yang Mau Membunuh Rosa

KAMIS, 28 APRIL 2011 | 23:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Bukannya ciut, Kamaruddin Simanjuntak semakin menjadi. Menurut (mantan) pengacara salah seorang tersangka kasus suap wisma atlit Sea Games, Mindo Rosaline Manullang, ada satu keanehan yang betul-betul aneh di balik kemunculan surat pemecatan dirinya.

Kamaruddin dipecat Rosa kemarin (Rabu, 27/4). Surat pemecatan itu baru diantarkan adik Rosa ke KPK pada Kamis malam ini (28/4). Rosa tertangkap bersama Sekretaris Menpora Wafid Muharram dan manajer marketing PT DGI Muhammad Idris Umar, pekan lalu.

Menurut Kamaruddin, dirinya sudah melihat surat pemecatan itu kemarin (Rabu, 27/4) saat hendak menemui Rosa di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Ada sekelompok orang yang memperlihatkan surat itu pada dirinya. Nah, sekelompok orang itulah yang mengancam akan membunuh dirinya dan Rosa.

"Saya juga sudah melihat surat pencabutannya kemarin. Tapi saya diperlihatkan surat itu oleh sekelompok orang yang justru menteror (hendak membunuh)," ungkapnya sambil menegaskan surat dan teror yang dialaminya tersebut telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Kamaruddin menengarai ada pihak yang tidak senang dengan langkahnya menguliti aktor di balik keterlibatan Rosa dalam kasus suap senilai Rp 3,2 miliar ini.

"Siapa lagi kalau bukan orang yang mau cari aman," katanya berteka-teki. [guh]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya