Berita

SUAP SESMENPORA

Inilah Susunan Petinggi PT DGI

RABU, 27 APRIL 2011 | 09:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. PT Duta Graha Indah Tbk, perusahaan yang diduga menyuap Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam ternyata bukan perusahaan ecek-ecek. PT DGI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang engineering dan konstruksi dengan tender proyek mencapai triliunan rupiah.

Hasil penelusuran Rakyat Merdeka Online, jutawan muda Sandiaga Salahuddin Uno ternyata turut memperkuat perusahaan yang berkantor di Jalan Hassanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu. Di PT DGI, Sandiaga yang merupakan bekas kandidat Bendahara Umum Partai Demokrat itu duduk sebagai salah satu komisaris.

PT DGI didirikan berdasarkan Akta Notaris Maria Lidwina Indriani Soepojo, SH No. 38 tanggal 11 Januari 1982 dan disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Nomor C2-386-HT.01.01.Th.82 tanggal 28 Juli 1982 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 79 tanggal 2 Oktober 1984, Tambahan No. 954.


Dari penelusuran juga diketahui bahwa susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Duta Graha Indah pada 2009 hingga tanggal 31 Desember 2010 dan hingga sekarang adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama dan Independen : Prof. Dr. Subroto.
Komisaris : Tjahjono Soerjodibroto, Sandiaga Salahuddin Uno, dan Latief Effendi Setiono.
Komisaris Independen : Soehandjono.
Direktur Utama : Dudung Purwadi
Direktur : Laurensius Teguh Khasanto Tan, Ongky Abdul Rahman, Sutiono Teguh, Johanes Adi Widodo, Karman Hadi, dan Herijanto Widodo.

Selain memenangkan tender pembangunan wisma atlit untuk penyelenggaraan Sea Games di Palembang, Sumatera Selatan dengan nilai proyek hampir mencapai Rp 200 miliar, PT DGI juga menjadi salah satu pemenang tender pembangunan gedung baru DPR. PT DGI lolos prakualifikasi lelang tender pembangunan gedung DPR senilai Rp 1,1 triliun beberapa waktu lalu.[ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya