Berita

ruhut sitompul/ist

KUTU LONCAT

Hebat, Ruhut Sitompul Pernah Jadi Maskot Golkar

SABTU, 23 APRIL 2011 | 15:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ruhut Sitompul tidak terima disebut sebagai penggembira di Partai Golkar lalu pindah ke Partai Demokrat. Meski Ruhut mengaku tidak tersinggung atas tudingan Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Bambang Soesatyo itu.

"Aku ketawa saja. Ngapain aku tersinggung. Dia kan asal ngomong," kata Ruhut kepada Rakyat Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Sabtu, 23/4).

Ruhut Sitompul mengaku dia lah sebenarnya kader Partai Golkar, bukan Bamsoet, panggilan Bambang Soesatyo. Ruhut membeberkan telah aktif di Partai Golkar sejak dari tingkat kecamatan lalu ke tingkat dua. Tak sampai itu, Ruhut juga dua periode menjadi pengurus Golkar untuk wilayah DKI Jakarta.


"Setelah itu aku jadi ketua lembaga cendikiawan DPP Golkar. Yang bicara ini kader Golkar selama 32 tahun. Bambang itu kan baru sekarang jadi pengurus di masa kepengurusan Ical," tegasnya.  

Tak sampai di situ, Ruhut juga membeberkan prestasinya selama jadi Partai Golkar. Pada tahun 2004, terang Ruhut, rumput pun tahu yang memenangkan partai beringin pada pemilihan umum itu adalah dirinya. Saat itu itu dia menjadi maskot Golkar.

"Pernah nggak Bambang kausnya dicat kuning. Pernah nggak Bambang seperti Ruhut menjadi maskot Golkar. 2009 Ruhut nggak di Golkar. Partai mana yang menang, Partai Demokrat, yang diisi oleh penggembira Ruhut Sitompul," katanya menyindir.

Jurubicara Partai Demokrat itu juga mempertanyakan apakah Bambang ingat pada Pemilu tahun 2004. Pada tahun itu, Bambang tidak lolos ke Senayan. Dan Ruhut kampanye di daerah pemilihan Bambang Soesatyo tersebut.

"Kalau Ruhut tahun 2004 (pada pemilihan legislatif) mendapat suara terbanyak, lebih banyak dari Happy Bone Zulkarnaen. Tapi karena bukan menggunakan aturan suara terbanyak, yang masuk Happi Bone," katanya.

Ruhut juga membeberkan fakta lain. Katanya, hampir semua organisasi yang pernah dia ikuti pasti dimasuki Bamsoet. Terbukti di organisasi Pemuda Pancasila dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia. "Cuman di HMI (Himpunan Mahasiwa Islam) kami yang beda," katanya sambil tertawa. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya