Berita

hatta rajasa/ist

Dede Yusuf Tinggalkan PAN, Hatta Rajasa Harus Introspeksi

SABTU, 23 APRIL 2011 | 09:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai kader Partai Amanat Nasional. Kepindahan mantan aktor itu harus menjadi bahan renungan bagi elit partai berlambang matahari biru, yang dikomandoi Hatta Rajasa tersebut.

"Ini harus menjadi bahan introspeksi buat partai. Pada saat kader-kadernya tidak dimaksimalkan perannya, mereka bisa sangat mudah pindah partai. Pertanyaannya apakah partai sendiri sudah betul-betul melakukan proses kaderisasi yang benar dan memfungsikan kader-kader itu sesuai dengan peran dan minat mereka," kata mantan Wakil Sekjen DPP PAN Abdurrohim Ghazali kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Sabtu, 23/4).

Menurutnya, sepanjang partai tidak menempatkan kadernya sesuai dengan bakat' dan minat keinginan mereka, sepanjang itu pula fenomena kader lompat partai itu akan kerap terjadi. Saat ditanya, apakah kepindahan Dede Yusuf itu karena tidak berikan peran atau karena faktor Dede memiliki ambisi lain, dia menjawab, "Ya itu karena (ada faktor) dua-duanya."


Namun, mantan Sekjen DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini sendiri menyesalkan Dede Yusuf meninggalkan partai yang telah membesarkannya itu. Tapi, kata Rohim, itu merupakan hak asasi Dede Yusuf dalam menentukan ke partai mana dia akan berafiliasi.

Sebelumnya, Ketua DPP PAN Bidang Komunikasi Politik, Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa Hatta Rajasa mengakomodir semua kader. Dia membantah, ada kader yang ditelantarkan.  [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya