hatta rajasa/ist
hatta rajasa/ist
RMOL. Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai kader Partai Amanat Nasional. Kepindahan mantan aktor itu harus menjadi bahan renungan bagi elit partai berlambang matahari biru, yang dikomandoi Hatta Rajasa tersebut.
"Ini harus menjadi bahan introspeksi buat partai. Pada saat kader-kadernya tidak dimaksimalkan perannya, mereka bisa sangat mudah pindah partai. Pertanyaannya apakah partai sendiri sudah betul-betul melakukan proses kaderisasi yang benar dan memfungsikan kader-kader itu sesuai dengan peran dan minat mereka," kata mantan Wakil Sekjen DPP PAN Abdurrohim Ghazali kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Sabtu, 23/4).
Menurutnya, sepanjang partai tidak menempatkan kadernya sesuai dengan bakat' dan minat keinginan mereka, sepanjang itu pula fenomena kader lompat partai itu akan kerap terjadi. Saat ditanya, apakah kepindahan Dede Yusuf itu karena tidak berikan peran atau karena faktor Dede memiliki ambisi lain, dia menjawab, "Ya itu karena (ada faktor) dua-duanya."
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 01:58
Kamis, 30 April 2026 | 01:45
Kamis, 30 April 2026 | 01:18
Kamis, 30 April 2026 | 00:55
Kamis, 30 April 2026 | 00:37
Kamis, 30 April 2026 | 00:19
Rabu, 29 April 2026 | 23:50
Rabu, 29 April 2026 | 23:36
Rabu, 29 April 2026 | 23:09
Rabu, 29 April 2026 | 22:43