Berita

Nusantara

Alamak, Tiga Tahun Ayah Tiri Setubuhi Heni

JUMAT, 22 APRIL 2011 | 15:59 WIB | LAPORAN:

Peristiwa ayah tiri memperkosa anak tirinya kembali terulang. Kali ini terjadi di Desa Karangsari, Padaherang, Ciamis, Jawa Barat.

Seorang gadis, sebut saja namanya Heni (18), selama tiga tahun terpaksa meladeni nafsu birahi Ay (48). Ayah tirinya itu mengancam akan membunuhnya jika aib itu diceritakan kepada ibunya ataupun kepada orang lain.

“Bapak sering maksa minta jatah gituan. Dia juga mengancam akan membunuh saya jika saya lapor ke ibu, saya akan dibunuh,” kata Heni di Polsek Ciherang baru-baru ini.


Terungkapnya kelakuan bejad Ay itu bukan karena Heni menceritakan kepada ibunya, tapi  terbongkar setelah tante Heni yang bernama Elis memergoki Ay tengah menggarap Heni di rumahnya. Elis yang sudah kangen dengan Heni karena lama tak bertemu siang itu, datang ke rumah. Sesampainya di rumah, Elis menemui rumah sepi. Sekitar pukul 11.00 WIB, dia masuk ke rumah.

Namun begitu tiba di kamar tengah Elis terperanjat melihat Ay tengah memegang paha mulus keponakannya itu yang nyaris telanjang. Elis dengan emosi melabrak Ay dan menuduhnya berbuat amoral.
 
Saat ditanya, Ay nampak bingung. Tapi dia dengan tenang membantah tudingan itu. Dia balik menantang Elis untuk membuktikan kalau dirinya menggauli Heni. Merasa curiga dengan ulah Ay, Elis memanggil saudara lainnya ke rumah. Kabar tersebut cepat meluas hingga pelosok kampung.

Tak lama warga berkerumun. Mereka hendak menghakimi Ay. Ketika ditanya warga Ay mengaku kerap menyetubuhi anak tirinya itu. Setelah pihak keluarga berembuk dengan warga, Ay kemudian digelandang ke Mapolsek Padaherang.

Kapolsek Padaherang AKP Sukardi mengaku sedang mendalami kasusnya. Pihaknya masih memeriksa Heni dan Ay. Hasil visum dari puskesmas menunjukkan kemaluan Heni lecet-lecet. Tapi polisi belum memastikan Ay yang menggaulinya. [dry]
 

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya