presiden sby/ist
presiden sby/ist
RMOL. Enam pimpinan partai politik pendukung pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, Partai Demokrat, Partai Golkar, PKS, PPP, PAN, dan PKB telah setuju dengan kontrak koalisi baru. Namun, salah seorang fungsionaris pendukung partai pemerintah itu menilai mestinya kontrak baru tersebut tak perlu dibuat.
"Mestinya tidak perlu ada pembaruan kontrak itu. Karena bagaimana pun juga DPR itu harus menjalankan fungsi kritisisme," ungkap Ketua DPP Partai Golkar, Hajrianto Y Thohari kepada Rakyat Merdeka Online tadi malam di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Meski telah ada kontrak baru, tegasnya, Partai Golkar tetap seperti semula, yaitu kritis dalam menjalankan fungsi-fungsi DPR. Karena menurut Golkar, dalam kontrak koalisi baru yang berubah hanya kalimat, tetapi subtstansinya tetap tidak ada penyeragaman dan tidak ada pembungkaman atas kririsisme di DPR.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 01:58
Kamis, 30 April 2026 | 01:45
Kamis, 30 April 2026 | 01:18
Kamis, 30 April 2026 | 00:55
Kamis, 30 April 2026 | 00:37
Kamis, 30 April 2026 | 00:19
Rabu, 29 April 2026 | 23:50
Rabu, 29 April 2026 | 23:36
Rabu, 29 April 2026 | 23:09
Rabu, 29 April 2026 | 22:43