Berita

sutan bhatoegana/ist

Asal Tetap Terbesar, Demokrat Doakan PKS Jadi Partai Besar

SENIN, 18 APRIL 2011 | 09:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Keadilan Sejahtera mengklaim menghadirkan 300 ribu kader dan simpatisannya pada acara ulang tahun ke-13 di Gelora Bung Karno kemarin. Disebut-sebut, PKS sedang unjuk kekuatan untuk menuju targetnya menjadi partai tiga besar pada pemilihan umum 2014 mendatang.

Bila target itu tercapai, Partai Demokrat termasuk partai yang berpotensi untuk terpental. Karena saat ini partai penguasa itu adalah partai terbesar. Meski begitu, Partai Demokrat menganggap wajar target PKS tersebut. Karena semua partai pasti memiliki target politik, demikian juga halnya dengan Demokrat.

"Target itu biasa. Karena kalau punya target ada dorongan untuk berkerja lebih besar. Kalau tidak ada target, kan akan dipertanyakan kader-kadernya dan itu akan
membuat malas-malasan," ujar Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana kepada Rakyat Merdeka Online tadi malam (Minggu, 17/4).

Selain itu juga, dikatakan Sutan, sebagai partai yang punya warna cerdas, bersih dan
santun, Demokrat tidak pernah menginginkan partai-partai lain itu tetap kecil. Partai
Demokrat justru mempersilakan dan mendoakan partai-partai itu besar semua, tapi semoga Partai Demokrat tetap yang terbesar.

"Biarkan partai-partai itu baik semua, tapi Partai Demokrat harus lebih baik. Jadi tak
masalah target-target itu tercapai. Kita doakan partai-partai itu. Karena kalau kita doa kan orang, ribuan malaikat akan mendoakan kita. Jadi kita nggak akan syirik cemburu dan khawatir," ungkapnya.

Tentang cara terbaik untuk memenangkan pemilihan umum, menurut Sutan adalah dengan cara berkampanye melalui kerja-kerja untuk rakyat, bukan kampanye melalui lisan. Karena itu, pihaknya punya prinsip bermanfaat untuk rakyat dan bermanfaat untuk Demokrat. [zul]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya