Berita

fuad masyhur/ist

Golkar Tak Mau Ambil Pusing Dengan Target PKS Masuk Tiga Besar

SENIN, 18 APRIL 2011 | 08:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Keadilan Sejahtera menargetkan masuk tiga besar pada pemilihan umum 2014 mendatang. Pada pemilu 2009, PKS berada di urutan ke-4. Pengerahan massa PKS kemarin pada acara hari ulang tahun disebut-sebut sebagai bagian dari keseriusan PKS untuk merealisasikan impiannya itu.

Sebagai partai terbesar kedua saat ini, Golkar memahami impian PKS tersebut. Karena menurut Ketua DPP Golkar Fuad Masyhur, semua partai memiliki target pada pemilu 2014, termasuk partainya sendiri.

"Semua partai memiliki target pada 2014. Tinggal kita lihat bagaimana kerja riilnya. Karena masyarakat akan melihat karya nyata, bukan janji-janji. Siapa yang bisa, itulah yang berhasil pada 2014," tegasnya saat dihubungi Rakyat Merdeka Online tadi malam (Minggu, 17/4).

Dan Partai Golkar, sebutnya, sudah berbuat untuk masyarakat. Salah satu buktinya adalah Partai Golkar berhasil memenangi hampir 53 persen pemilihan kepala daerah di Indonesia. "Ini memberikan signal, bahwa kerja nyata yang dilakukan kawan-kawan di daerah telah berhasil," ungkapnya.

Selain itu, dia berharap, dengan kerja Golkar yang lebih giat melalui program membangun Indonesia dari desa dan terus melakukan kaderisasi, target Golkar pada 2014 mendatang bisa tercapai.

Pilihan para program ini, ujarnya, karena untuk membangun Indonesia tidak mungkin dari Ibukota Jakarta. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya urbanisasi. "Kita bangkitkan pengusaha kecil. Dan juga memberdayakan nelayan, petani, dan buruh. Agar mereka bisa meningkat (taraf hidupnya)," paparnya.

Sedangkan untuk program kaderisasi jelasnya, dimaksudkan sebagai ujung tombak pada saat pemilihan umum legislatif mendatang, seperti yang kerap disampaikan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie.

"Dengan itu, mudah-mudahan target 30 persen akan tercapai. Kita tidak bicara harus di urutan berapa. Tapi yang penting target meraup suara 30 persen. Anda yang hitung, itu akan urutan ke berapa nantinya," pungkasnya. [zul]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya