Luthfi Hasan Ishaaq/ist
Luthfi Hasan Ishaaq/ist
RMOL. Partai Demokrat berprasangka baik terhadap pernyataan Luthfi Hasan Ishaaq pada saat menyampaikan pidato hari ulang tahun ke-13 PKS di Stadion Bung Karno kemarin.
Presiden PKS itu diyakini bukan untuk menjelek-jelakkan partai lain. Karena kemarin, Luthfi mengatakan, sejak reformasi, tidak ada partai yang bisa tumbuh besar, kecuali di belakangnya ada tokoh besar dan dukungan dana besar. PKS, tanpa kedua itu bisa eksis dan besar.
"Demokrat berbaik sangka saja. Kita ingin membangun politik yang benar-benar ketimuran. Supaya orang Barat sana belajar ke kita. Kita nggak boleh bengak-bengok. Boleh berbeda pendapat, tapi jangan fitnah," kata Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana kepada Rakyat Merdeka Online tadi malam (Minggu, 17/4).
"Menurut saya itu hanya pernyataan motivasi kepada pengikutnya bahwa partainya bisa besar meski tidak ada tokoh besar dan dana besar," sambung salah seorang pendiri berlambang bintang mercy tersebut.
Sutan mengakui partainya memiliki tokoh besar, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono. Tapi untuk urusan dana, dia menampik disebut partainya besar karena disokong dana yang juga besar.
"(Untuk dana) kami tidak tidak jauh beda dengan PKS. Darimana pula dana kami. Kami kan hanya iuran sesama kader," katanya.
Menurut Sutan, dua hal tersebut, dana dan tokoh besar, merupakan syarat yang ideal untuk menjadikan partai besar dan keluar sebagai pemenang pada Pemilihan Umum. Namun, katanya, dua hal itu juga tidak menjamin partai tetap besar.
"Contohnya PDIP. Tahun 2004, dia punya dana dan tokoh besar. Tapi kan tidak jadi juga itu barang. Kalah juga. Jadi itu tidak mutlak. Bagi kita bagaimana caranya menyentuh masyarakat. Karena masyarakat tidak bisa dibohongin," tandasnya. [zul]
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 01:58
Kamis, 30 April 2026 | 01:45
Kamis, 30 April 2026 | 01:18
Kamis, 30 April 2026 | 00:55
Kamis, 30 April 2026 | 00:37
Kamis, 30 April 2026 | 00:19
Rabu, 29 April 2026 | 23:50
Rabu, 29 April 2026 | 23:36
Rabu, 29 April 2026 | 23:09
Rabu, 29 April 2026 | 22:43