Amir Syamsuddin/ist
Amir Syamsuddin/ist
RMOL. Beberapa kepala daerah belakangan meninggalkan partai asalnya dan bergabung dengan Partai Demokrat. Kepindahan para kepada daerah mestinya disikapi dengan cara-cara yang bijak.
"Tidak pada tempatnya menghujat mereka yang pindah wadah politik. Pilihan wadah politik adalah hak yang tidak pada tempatnya diributkan atau dipersoalkan," kata Sekretaris Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat, Amir Syamsuddin kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Minggu, 17/4).
Menurut Amir, cara-cara emosional dalam menilai apalagi menuduh bahwa para kepala daerah itu kutu loncat atau pengkhianat kepada asal partainya adalah cermin ketidakdewasaan dalam berpolitik. Karena, kejenuhan untuk tetap berada pada satu wadah politik sangatlah manusiawi.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 01:58
Kamis, 30 April 2026 | 01:45
Kamis, 30 April 2026 | 01:18
Kamis, 30 April 2026 | 00:55
Kamis, 30 April 2026 | 00:37
Kamis, 30 April 2026 | 00:19
Rabu, 29 April 2026 | 23:50
Rabu, 29 April 2026 | 23:36
Rabu, 29 April 2026 | 23:09
Rabu, 29 April 2026 | 22:43