Berita

dede yusuf/ist

Bila PAN-Demokrat Tak Nyaman, Dede Yusuf Sebaiknya Jangan Pindah Partai

JUMAT, 15 APRIL 2011 | 13:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Bila memang betul Dede Yusuf pada akhirnya pindah dari Partai Amanat Nasional ke Partai Demokrat, seperti yang sudah diindikasikan sendiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat itu, hal itu merupakan sesuatu yang biasa.

"Itu satu hal yang biasa," kata anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan, kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 15/4).

Tapi Syarief mensyaratkan, bahwa harus ada mekanisme yang telah disepakati bersama agar tidak terjadi ketidaknyamanan antara PAN dan Partai Demokrat. Karena kedua partai ini sama-sama anggota koalisi.


"Ada satu etika politik yang harus kita junjung bersama. Apalagi Demokrat dan PAN itu kan  berkoalisi. Kita ingin kan agar semua itu ada mekanisme yang betul-betul sangat kondusif bagi semua," kata Menteri Koperasi dan UKM ini.

"Seyogyanya kepindahan ini harus ada prosedur dan mekanisme yang yang baik buat yang ditinggal dan juga nyaman bagi yang menerima. Seharusnya kan begitu," tambahnya.

Namun saat ditanya bagaimana penilaiannya atas wacana kepindahan Dede Yusuf itu, apakah persyaratan yang disebutkan tadi sudah terpenuhi, Syarief mengaku tak tahu.

"Itu kan di Jawa Barat berlangsungnya. Jadi saya tidak tahu. Tapi seharusnya begitu kalau kondusif bagi keduanya (baru Dede pindah partai). Kalau kurang kondusif, tentunya tidak boleh terjadi," tekannya.

Sebelumnya, Sekjen PAN Taufik Kurniawan menyesalkan Dede Yusuf akan meninggalkan partainya. Taufik lalu mengungkap kisah Malinkundang yang lupa kepada ibunya saat dia berada di masa kejayaan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya