Berita

Amir Syamsuddin/ist

Demokrat Yakin PKS akan Tetap Berada di Koalisi

JUMAT, 15 APRIL 2011 | 07:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Demokrat meyakini Partai Keadilan Sejahtera tetap berada dalam Sekretariat Gabungan Partai Politik Pendukung Pemerintantahan SBY-Boediono, meski hingga kini partai dakwah itu belum juga menandatangani kontrak koalisi yang baru.

"Saya yakin mereka masih tetap (berada) di dalam koalisi. Karena mereka kan disodorkan juga kontrak baru. Menurut mereka kan masih dibahas di Majelis Syuro," kata Sekretaris Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat Amir Syamsuddin, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 15/4).

Amir tidak tahu persis kapan batas waktu PKS untuk segera menandatangani kontrak koalisi tersebut. Karena dirinya tidak terlibat langsung dalam Setgab SBY-Boediono. Meski begitu, ujarnya, tentu ada batas waktu yang sesuai dengan kepatutan.


"Ya ditunggu. Yang saya tampak, karena rekan koalisi juga sudah tanda tangan, tentu juga kita harapkan (untuk segera tanda tangan)," ungkapnya.

Soal PKS yang disebut-sebut belum tanda tangan kontrak itu karena elitnya belum bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, berbeda dengan pimpinan partai koalisi lainnya, pengacara senior ini menampik. Dia mengatakan, pers selalu menilai pertemuan itu harus dilakukan secara fisik.

"Padahal saya yakin komunikasi tetap berjalan antara Pak SBY dan Pak Hilmi (Aminuddin, ketua Majelis Syuro PKS)," ungkapnya.
 
Apa saja poin dalam kontrak koalisi baru itu?
[zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya