ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Kepolisian diyakini tidak akan bisa menemukan siapa pelaku dan dalang pengirim bom lewat paket buku ke beberapa tempat di Jakarta. Meski kejadiannya sudah sekitar sebulan, tepatnya pada 15 Maret 2010 lalu.
"Memang tidak akan ketemu," kata anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.
Politisi Golkar ini menandaskan keyakinannya itu karena patut diduga kasus bom buku itu adalah rekayasa. Rekayasa itu dimaksudkan untuk mengalihkan masyarakat dari isu penyalahgunaan kekuasaan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhyono seperti yang dibocorkan WikiLeaks dari data kabel diplomatik Amerika Serikat dan dimuat dua media Australia, pada Jumat (11/3) sebulan lalu.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 01:58
Kamis, 30 April 2026 | 01:45
Kamis, 30 April 2026 | 01:18
Kamis, 30 April 2026 | 00:55
Kamis, 30 April 2026 | 00:37
Kamis, 30 April 2026 | 00:19
Rabu, 29 April 2026 | 23:50
Rabu, 29 April 2026 | 23:36
Rabu, 29 April 2026 | 23:09
Rabu, 29 April 2026 | 22:43