ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Dana perimbangan yang sebenarnya bertujuan untuk mempersempit kesenjangan fiskal secara horizontal dan vertikal gagal menjadi instrumen fiskal antara pemerintah pusat dan daerah serta antara daerah dengan daerah lain gagal mencapai tujuannya.
Pasalnya, dana perimbangan khususnya dana alokasi umum malah semakin memperlebar kesenjangan ekonomi antar satu daerah dengan daerah lainnya.
Hal itu dikatakan Ekonom dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (13/4).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 01:58
Kamis, 30 April 2026 | 01:45
Kamis, 30 April 2026 | 01:18
Kamis, 30 April 2026 | 00:55
Kamis, 30 April 2026 | 00:37
Kamis, 30 April 2026 | 00:19
Rabu, 29 April 2026 | 23:50
Rabu, 29 April 2026 | 23:36
Rabu, 29 April 2026 | 23:09
Rabu, 29 April 2026 | 22:43