Berita

rachmawati/ist

Rizal Ramli, Din Syamsuddin dan Surya Paloh Bergabung di Bawah Panji Universitas Bung Karno

RABU, 13 APRIL 2011 | 08:10 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Sejumlah tokoh nasional antara lain, ekonom senior DR. Rizal Ramli, Ketua Umum PP Muhammadiyah dan Ketua Umum Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh, bersatu di bawah panji Universitas Bung Karno (UBK).

Hari ini (Rabu, 13/4), di Aula Ir. Sukarno Universitas Bung Karno, Jalan Kimia, Jakarta Pusat, ketiga tokoh itu bersama sejumlah tokoh lain akan diperkenalkan sebagai pengurus Dewan Penyantun UBK periode 2011-2015. Susunan Dewan Penyantun itu akan diperkenalkan Ketua Dewan Pendiri Yayasan Pendidikan Sukarno (YPS), Rachmawati Soekarnoputri. Ketua Umum YPS Benny Soemarno dan Rektor UBK Radi A. Gany juga akan ikut hadir dalam launching tersebut.

Selain Rizal Ramli yang dipercaya sebagai ketua, serta Din Syamsuddin dan Surya Paloh sebagai anggota, Dewan Penyantun UBK periode 2011-2015 juga diperkuat sejumlah tokoh seperti mantan Kasal Laksmana (purn) Bernard Kent Sondakh, pengacara senior Otto Hasibuan, dan Guruh Soekarnoputra. Adapun pelindung Dewan Penyantun UBK adalah Naoko Nemoto alias Ratna Dewi Soekarno, salah seorang janda Bung Karno.

Semua tokoh yang memperkuat Dewan Penyantun UBK periode 2011-2015 bukanl figur baru di lingkungan UBK. Rizal Ramli misalnya, kerap diundang Rachmawati untuk membicarakan sejumlah hal penting kebangsaan, terutama yang berkaitan dengan upaya menciptakan kemandirian bangsa di bidang ekonomi sebagai salah satu pilar ajaran trisakti Bung Karno. Sementara Din Syamsuddin pernah menjadi anggota Senat Gurubesar UBK.

UBK memiliki sejarah panjang dan berliku. Pertama kali berdiri di era Bung Karno pada periode 1960an. Menyusul peristiwa dinihari 1 Oktober 1965, pamor UBK menurun drastis dan akhirnya tenggelam. Rachmawati kembali membangun UBK pada awal 1980an. Namun pemerintahan Orde Baru ketika itu tak mengijinkan. Pendaftaran mahasiswa di kampus Bukit Duri, Jakarta Timur, tahun 1983 dibubarkan paksa oleh tentara.

Menyusul kejatuhan Soeharto di Mei 1998, Rachmawati kembali mendirikan UBK. Tahun 1999 UBK kembali diresmikan Presiden BJ Habibie di Istana Negara. Habibie merupakan salah seorang mahasiswa Indonesia yang dikirim Bung Karno belajar ke luar negeri di era 1960an.[guh]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya