Berita

Nunun N/Ist

MIRANDAGATE

KPK Fokus Bidik Nunun Nurbaeti Daradjatun

SELASA, 12 APRIL 2011 | 22:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku akan segera mengusut pemberi suap kasus Mirandagate. Pengusutan si pemberi suap traveller's cheque disampaikan KPK lantaran saat ini berkas pemeriksaan seluruh tersangka anggota DPR Komisi XI periode 1999-2004 sudah selesai dirampungkan.

"Sekarang sedang fokus kepada siapa pemberi (suap)," ujar Jurubicara KPK, Johan Budi, melalui pesan singkatnya, Selasa, (12/4).

Johan menambahkan, penyidik KPK terus mengembangkan keterangan-keterangan yang disampaikan 25 mantan anggota DPR periode 1999-2004, baik saat diperiksa sebagai tersangka maupun saat diperiksa dalam persidangan.


Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor dengan terdakwa Agus Condro, Max Moein, Rusman Lumbantoruan Poltak Sitorus dan Wilem Tutuarima yang digelar kemarin, jaksa penuntut KPK sudah mengungkap bahwa pemberi suap TC adalah Nunun Nurbaeti. Istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu memberikan TC sebagai imbalan atas terpilihnya Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Nunun Daradjatun, sebagaimana terungkap di Pengadilan, disebut-sebut memberikan TC itu melalui orang kepercayaannya, Ahmad Hakim Ssafari MJ alias Ari Malangjudo. [ade]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya