RMOL. Partai Keadilan Sejahtera terus menjadi sorotan publik. Belum reda isu yang ditembakkan salah seorang pendiri partai itu, Yusuf Supendi, publik kembali disuguhi ulah Arifinto, yang tertangkap fotografer menonton video porno pada Sidang Paripurna.
Meski begitu, kader PKS di daerah, tak ingin isu-isu itu mengganggu kinerja mereka.
"Jangan sampai isu politik yang masih sumir, mengganggu agenda kerja yang lebih besar. Untuk itu kita tetap konsen bekerja untuk Indonesia dengan cinta dan ketulusan," ungkap Ketua DPD PKS DKI Jakarta, Selamat Nurdin, kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 12/4).
Untuk DKI Jakarta, jelasnya, PKS konsen pada kerja-kerja struktural dan kultural. Pada aspek struktural, PKS mengawal peraturan-peraturan daerah strategis seperti Perda Rencana Tata Ruang Wilayah, pendidikan, kesehatan, perpasaran swasta dan retribusi, serta monitor kinerja aparatur. PKS juga memberikan info APBD dan kebijakan Pemda ke masyarakat lewat para anggota DPRD dari PKS.
Sedangkan pada aspek kultural, jelasnya, PKS konsen dengan kegiatan sosial dan mengajak peran serta warga untuk bekerja bersama membangun Jakarta.
"Kita merekrut banyak relawan-relawan sosial dengan tetap menjalankan agenda pendidikan informal di tengah warga masyarakat. Kita ingin warga khususnya yang tak mampu untuk tetap mendapat pelayanan sosial dan pendidikan," ungkapnya lagi.
[zul]