Berita

teuku faizasyah/ist

ABK DIBAJAK PEROMPAK

Istana Bantah Keras Dituding Lamban

SELASA, 12 APRIL 2011 | 10:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pihak Istana membantah keras dituding lambat dalam melakukan upaya penyelamatan terhadap 20 anak buah kapal (ABK) Kapal Kargo Sinar Kudus yang dibajak perompak Somalia.

"Bagaimana bisa dibilang lambat kalau sejak hari pertama pembajakan pemerintah sudah bertindak?" tegas Jurubicara Presiden Bidang Luar Negeri, Teuku Faizasyah, balik mempertanyakan saat dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Dia mengatakan itu karena sejak awal kejadian, Presiden SBY sudah mengintruksikan kepada jajarannya untuk mengambil langkah penyelamatan.


Proses pembebasan diakui tidak mudah. Karena fakta di lapangan saat ini, ungkap mantan Jurubicara Kementerian Luar Negeri ini tingkat kesulitan pembebasan kasus pembajakan di Somalia cukup tinggi dan isnya kompleks.

"Sampai saat ini terdapat lebih dari 40 kapal yang masih di bajak dari berbagai bendera negara, termasuk Italia. Ada yang sudah setahun masih belum tuntas penyelesaiannya dan jumlah ABK yang disandera sekitar 500-an orang," urainya.

Selain itu, masih katanya, sebelumnya juga ada tiga kasus kapal yang disandera oleh perompak dengan anak buah kapal dari warga negara Indonesia dan pemerintah berhasil membebaskannya. Pembebasan itu memerlukan waktu sekitar 6 bulan.

"Intinya jangan terlalu cepat menghakimi (pemerintah lambat)," tegas Teuku. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya