Slamet Nurdin/ist
Slamet Nurdin/ist
RMOL. Kader Partai Keadilan Sejahtera yang ada di Jakarta percaya kasus yang menimpa anggota Komisi V DPR, Arifinto, merupakan rangkaian dari upaya sistematis untuk men-downgrade PKS, setelah sebelumnya salah satu pendiri partai itu, Yusuf Supendi membuka borok-borok elit partai dakwah tersebut.
"Kalau kita memandang itu, salah satu bagian dari aktifitas yang sistematis untuk melakukan perpecahan internal dari pihak luar," jelas Ketua DPD PKS Jakarta, Slamet Nurdin, Rakyat Merdeka Online (Minggu, 10/4).
Meski begitu, dia menerangkan, PKS tidak akan mau terpancing dan sibuk mengurusi hal-hal tersebut. PKS tetap konsen dengan isu besar dan tetap bekerja untuk melaksanakan agenda-agenda kebangsaan.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 01:58
Kamis, 30 April 2026 | 01:45
Kamis, 30 April 2026 | 01:18
Kamis, 30 April 2026 | 00:55
Kamis, 30 April 2026 | 00:37
Kamis, 30 April 2026 | 00:19
Rabu, 29 April 2026 | 23:50
Rabu, 29 April 2026 | 23:36
Rabu, 29 April 2026 | 23:09
Rabu, 29 April 2026 | 22:43