Berita

Slamet Nurdin/ist

Kader PKS Tetap Berprasangka Baik Pada Arifinto

MINGGU, 10 APRIL 2011 | 16:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kader Partai Keadilan Sejahtera yang ada di Jakarta percaya kasus yang menimpa anggota Komisi V DPR, Arifinto, merupakan rangkaian dari upaya sistematis untuk men-downgrade PKS, setelah sebelumnya salah satu pendiri partai itu, Yusuf Supendi membuka borok-borok elit partai dakwah tersebut.

"Kalau kita memandang itu, salah satu bagian dari aktifitas yang sistematis untuk melakukan perpecahan internal dari pihak luar," jelas Ketua DPD PKS Jakarta, Slamet Nurdin, Rakyat Merdeka Online (Minggu, 10/4).

Meski begitu, dia menerangkan, PKS tidak akan mau terpancing dan sibuk mengurusi  hal-hal tersebut. PKS tetap konsen dengan isu besar dan tetap bekerja untuk melaksanakan agenda-agenda kebangsaan.


Sebagai kader, katanya, pihaknya tetap berprasangka baik terhadap Arifinto yang tertangkap basah sedang menonton video porno pada saat sidang paripurna DPR Jumat lalu. Dia percaya dengan penjelasan Arifinto bahwa tidak sengaja membuka situs tersebut, sampai ada keputusan lembaga yang berwenang, termasuk keputusan DPP PKS.

"Karena kan DPP juga akan melaksanakan fungsinya. Sebelum ada itu (keputusan bagaimana kasus Arifinto), kita tetap berprasangka baik. Jangan sampai muncul ketidakpercayaan," tegasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya