muhaimin iskandar/ist
muhaimin iskandar/ist
RMOL. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menolak usul peningkatan ambang batas parliamentary threshold parlemen menjadi 5 persen, dari sebelumnya 2,5 persen.
Bagi PKB, peningkatan ambang batas tersebut akan memberangus hak-hak politik masyarakat. Karena suara rakyat terancam tidak diwakili di DPR.
"(Peningkatan ambang batas itu) tidak akan merangkum hak-hak politik masyarakat," ujar Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, di sela-sela diskusi, 'Bagaimana Membagi Kursi Yang Adil' di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu siang (10/4).
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
Senin, 06 Juli 2026 | 18:36
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Senin, 06 Juli 2026 | 17:38
Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59
UPDATE
Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13
Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10
Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35