Berita

Demokrat: SBY Hanya Menyarankan, Bukan Mengintervensi

JUMAT, 08 APRIL 2011 | 08:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Rencana pembangunan gedung DPR telah melalui prosuder dan mekanisme yang berlaku di DPR. Pembangunan itu rencana strategis Badan Urusan Rumah Tangga, dibawa ke Badan Musyawarah, lalu disetujui di Rapat Paripurna.

"Semua (fraksi) mengatakan setuju. Pada saat itu, Pak Marzuk Alie mengatakan, kalau ada satu fraksi saja yang tidak setuju, tidak kan voting, maka akan dibatalkan. Tapi semua setuju melalui musyawarah mufakat," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan.

Posisi Partai Demokrat, terang anggota Komisi I DPR ini, hanya mengamankan keputusan yang telah diambil bersama. Makanya dia menepis anggapan bahwa Demokrat memaksankaan kehendak supaya dibangun gedung baru.


"Kami juga tidak memaksakan kehendak jangan ada gedung baru. Yang kami lakukan adalah mengamankan keputusan yang sudah disepakati bersama. Itu saja," tegasnya dalam diskusi di Metro TV pagi ini.

Soal permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar rencana pembangunan gedung itu ditunda atau dibatalkan, menurut Ramadhan itu hanya sebatas saran, bukan intervensi. Karena Presiden tidak akan mengintervensi DPR. Tapi Ramadhan mengingatkan, SBY sudah banyak membatalkan rencana pembangunan berdasarkan efesiensi di lingkungan Istana.

"Di Sekneg ada banyak sudah rencana pembangunan yang dibatalkan. Pembelian kendaraan, pembelian pesawat presiden dan sebagainya. Artinya ada optimasi dan efesiensi anggaran. Itu kan dari lembaga Kepresiden, beliau bisa lakukan. Tapi kalau DPR, ya DPR saja memutuskan," tegas mantan wartawan ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya