Berita

GEDUNG BARU DPR

Kalau Tak Bisa Hentikan Pembangunan Gedung DPR, Mending SBY Diam Saja!

JUMAT, 08 APRIL 2011 | 07:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Rencana pembangunan gedung baru DPR terus dilanjutkan sebagaimana keputusan dalam rapat konsultasi tadi malam, meski dua fraksi menolak, PAN dan Gerindra.

Keberlanjutan rencana ini bisa meruntuhkan wibawa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, karena beberapa jam sebelumnya meminta rencana pembangunan gedung itu ditunda atau dibatalkan. 

"Mestinya dia bisa membatalkan itu. Dia kan punya aset Partai Demokrat sebagai partai pemenang Pemilu. Kedua, dia punya anggota koalisi. Tapi apa yang disampaikan itu kan diacuhkan. Wibawa SBY ini  dipertanyakan," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 8/4).


Karena itu, Saleh menaruh curiga. Jangan-jangan SBY tidak mendukung aspirasi rakyat yang menolak pembangunan gedung DPR tersebut; SBY tidak punya niat baik untuk menghentikan itu; SBY hanya cari popularitas. Jadi dia menyampaikan sikapnya, sebelum keputusan diambil.

"Kalau memang dia tidak mendukung, mending diam saja. Jadi orang tidak tahu isi hatinya," tegasnya.

Kengototan DPR dan ketidakmauan Presiden untuk menghentikan itu akan bisa mengundang reaksi publik. Publik yang selama ini diam, katanya, bukan tidak mungkin akan melampiaskan kekecewaannya dengan turun ke jalan.

"Karena kemarin SBY jelas menyatakan ketidaksetujuannya ada gedung mewah, sedangkan masih banyak orang miskin di sekitarnya, dan tidak ada fasilitas umum, seperti Puskemas dan sebagainya. Ini kan berarti tidak ada lagi yang peduli terhadap rakyat miskian," tegasnya.[zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya