Berita

TJPTA LESMANA/ist

GEDUNG BARU DPR

Tjipta Lesmana: Sekali Lagi, SBY Bukan Pemimpin yang Baik

KAMIS, 07 APRIL 2011 | 15:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak sepakat dengan rencana pembangunan gedung baru DPR, karena nilainya terlalu mahal. Meski SBY tidak mengungkapkan penolakannya itu secara eksplisit.

Penolakan Presiden SBY itu dinilai terlambat.

"SBY terlalu lamban, terlalu lamban. Dia safety player. Dia mau lihat dulu, pendapat publik dimana. Jelas ini bukan sikap pemimpin yang bagus. Pemimpin yang pro rakyat mestinya sejak awal punya pendapat, punya sikap yang jelas," kata pengamat politik Tjipta Lesmana kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 7/4).


"Ini sebenarnya bukan yang pertama, sudah berkali-kali. SBY selalu lelet. Sekali lagi ini bukan pemimpin yang baik. Pemimpin yang baik itu, sejak awal sudah melihat permasalahan dan memberikan pandangan dan sikap yang tegas," sambung gurubesar Ilmu Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan ini.

Penolakan akan pembangunan gedung DPR karena terlalu mahal, menurut Tjipta, sama saja SBY menampar wajar Partai Demokrat, terutama Ketua DPR Marzuki Alie, yang tampak ngotot meneruskan pembangunan gedung baru DPR tersebut, meski ditentang masyarakat.

"Terutama Marzuki Alie. Yang paling ngototkan Marzuki Alie. Kan saya sudah hantam (tulis) di Rakyat Merdeka juga ada apa ini (Marzuki Alie ngotot). Jangan-jangan  tender sudah ditandatangani, komisi sudah diterima," katanya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya