Berita

Uchok Sky Khadafi/ist

GEDUNG BARU DPR

Marzuki Alie Tantang Pembuktian Dirinya Pemimpin Karbitan

MINGGU, 03 APRIL 2011 | 16:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Karena dianggap ngotot membangun gedung DPR, Ketua DPR Marzuki Alie dianggap sebagai pemimin karbitan. Anggapan itu berasal dari Koordinator Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi. Adapun Marzuki Alie menanggap dengan santai.

"Sah-sah saja (mereka katakan itu), kalau mereka tidak paham secara detail. Nyatanya perjalanan karier saya sukses," kata Marzuki saat dihubungi Rakyat Merdeka Online (Minggu, 3/4).

Soal keputusan membangun gedung DPR itu, tegas Marzuki, hal itu merupakan keputusan alat kelengkapan DPR, yaitu Badan Urusan Rumah Tangga. Keputusan alat kelangkapan DPR juga merupakan keputusan DPR.


"Saya bicara atas nama pimpinan DPR. Apa pun keputusan pimpinan, saya akan tampil di depan. Pimpinan harus punya sikap, tidak boleh bersembunyi saat dihujat," tegasnya.

Marzuki pun mempertanyakan LSM yang menentang rencana pembangunan gedung DPR itu, termasuk LSM Fitra. Kalau memang menolak pembangunan tersebut, LSM itu mestinya tidak hanya bicara di media untuk membangun opini. Tapi LSM ini datang ke pimpinan DPR untuk berdiskusi.

"Kalau mau mereka datang ke pimpinan DPR. Saya sudah undang berdiskusi. Kalau memang karbitan, kan bisa dilihat (dalam diskusi nanti). Jangan kita membangun opini tanpa didasarkan pada fakfa," sergahnya.

Salah satu LSM yang telah diundang adalah Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia. Tapi, Formappi tidak datang. Formappi dan LSM penentang lainnya hanya mendatangi Fraksi PAN.

"Mereka mendatangi Fraksi PAN, karena sudah menyuarakan suara mereka. Mestinya datang ke pimpinan dong, baru gentleman. Kita diskusi. Kalau pendapat mereka bagus, akan didengar. Demokrasi ini kan saling mendengarkan. Tidak sepihak, itu arogansi," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya