Berita

habib rizieq/ist

MS Kaban Tak Mau Namanya Dicatut DRI Pimpinan Habib Rizieq

MINGGU, 03 APRIL 2011 | 09:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Umum Front Pembela Islam, Muhammad Habib Rizieq Shihab, kembali mengungkit isu Dewan Revolusi Islam pada saat demonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat Jumat lalu.

Habib menilai, DRI bagus dikembangkan bila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum juga membubarkan Ahmadiyah. Mendengar keterangan Habib Rizieq itu, 'deklarator' DRI, Muhammad Al-Khaththath tampak bersemangat.

Malam Saban Kaban, yang didaulat menjadi Menteri Dalam Negeri, meminta namanya tak dikait-kaitkan lagi dengan wacana DRI. Karena dia kembali mengatakan, sejauh ini tidak ada pembicaraan, tentang hal tersebut.


"Saya minta tidak usah lah, tidak perlu (nama saya) dibawa-bawa," katanya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 3/4).

Mantan Menteri Kehutanan ini sejak awal tidak setuju dengan DRI. Karena menurutnya, perjuangan gerakan Islam di Indonesia harus melalui cara-cara konstitusional. Perjuangan politik itu adalah dakwah bukan semata untuk dan karena kekuasaan.
 
"Lagi pula revolusi itu tidak direncanakan. Kalau (ada syarat) harus tidak begitu, tidak begini, itu bukan revolusi namanya," tegasnya.

Meski dia mempersilakan, sebagai warga negara, isu DRI digunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk mendesak kepentingannya kepada pemerintah. Tapi, namanya jangan dicatut kembali. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya