Ilustrasi/Ist
Ilustrasi/Ist
RMOL. Infrastruktur buruk dan birokrasi pemerintah yang dipenuhi inefisiensi serta cenderung korup, menjadi barriers (hambatan) utama sulitnya berkembang industri hilir, seperti komoditas kelapa sawit.
Persoalan ini yang membuat pengusaha lebih memilih untuk mengekspor komoditas seperti crude palm oil (kelapa sawit mentah) ketimbang harus mengembangkan industri hilir berbahan baku CPO.
"Toh, menjual komoditas lebih efisien dan profitable dibandingkan membangun industri hilir kelapa sawit karena harus berhadapan dengan berbagai permasalahan inefisiensi di pasar lokal. Karena masalah infrastruktur dan birokrasi yang korup," kata Dewan Pakar DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Seluruh Indonesia (Apkasindo), Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 29/3).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 01:58
Kamis, 30 April 2026 | 01:45
Kamis, 30 April 2026 | 01:18
Kamis, 30 April 2026 | 00:55
Kamis, 30 April 2026 | 00:37
Kamis, 30 April 2026 | 00:19
Rabu, 29 April 2026 | 23:50
Rabu, 29 April 2026 | 23:36
Rabu, 29 April 2026 | 23:09
Rabu, 29 April 2026 | 22:43