suedi husein/ist
suedi husein/ist
RMOL. Core tugas Tentara Nasional Indonesia adalah sebagai alat pertahanan negara. Sedangkan Kongres Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia yang digelar Sabtu lalu di Pekanbaru, adalah wilayah sipil yang faktor ancamannya terhadap stabilitas pertahanan negara sangat nihil.
"Artinya, potensi ancaman keamanan di Kongres ini pun sangat kecil. Kalau pun ada cukup polisi yang bertugas mengamankannya. Sebab itu IPW sangat menyesalkan kebijakan Polda Riau yang disebut-sebut meminta bantuan aparat TNI dalam mengamankan Kongres itu," terang Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 27/3).
Dari hasil analisa Neta, ada tiga hal negatif yang muncul dari permintaan bantuan tersebut. Pertama, hal ini akan menjadi preseden di kemudian hari dimana pihak-pihak tertentu menuntut agar TNI dilibatkan dalam menangani kasus-kasus kecil yang menyangkut bidang keamanan.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 01:58
Kamis, 30 April 2026 | 01:45
Kamis, 30 April 2026 | 01:18
Kamis, 30 April 2026 | 00:55
Kamis, 30 April 2026 | 00:37
Kamis, 30 April 2026 | 00:19
Rabu, 29 April 2026 | 23:50
Rabu, 29 April 2026 | 23:36
Rabu, 29 April 2026 | 23:09
Rabu, 29 April 2026 | 22:43